No title

Entah kenapa otak saya lagi hang kerjaannya beberapa saat belakangan ini. Malas berpikir dan melakukan sesuatu yang tidak jelas. Kerja sebentar, ngantuknya banyak. Mata ini selalu mengarah ke arah jarum jam, jika dan hanya jika terbangun dari ketidaksadaran. Semua terasa damai ketika mata ini tertutup sendirinya.

Inikah yang namanya titik jenuh? May be yes may be no. Semoga saja. Ahhh gimana jadi, tulisan ini pun tertulis dengan ketidak jelasan.

I want to write a  short story, but still not in the right time.


Ketika Sepatu Mengajarkan Kita Tentang Cinta

Lihat kaskus hari ini dan melihat Forum Hot Threads, perumpamaan tentang sepatu sangat cocok sekali dan menarik saya lihat. Setelah baca-baca, banyak benarnya juga. Ternyata ini bulan February, bulan cinta katanya.

Berikut saya kopas:

It Takes Time.
Pertama kali memakai sepatu yang baru dibeli, rasanya enggak nyaman banget. Tapi lama-lama, setelah dipakai berkali-kali, kita pun akan merasa nyaman. Sama halnya dengan pacaran, gan. Ketika first date terasa awkward, itu wajar, kok. Lama-lama, setelah saling mengenal, kita pun akan merasa nyaman.

To Keep or Not To Keep.
Ketika memakai sepatu, kita punya hak penuh untuk memakainya kapan saja dan ke mana saja. Ketika sepatu tersebut sudah enggak layak pakai, seperti solnya rusak dan membuat kaki jadi enggak nyaman, kita punya hak untuk membuangnya. Begitu juga dengan pacaran. Ketika pacar sudah enggak lagi membuat kita nyaman atau malah sudah …