Banjir Jakarta

Kamis, 17 Januari 2013 sepertinya bukan hari yang bersahabat buat ibukota, Jakarta. Hujan lebat yang turun mulai dini hari membuat tumpahan air mengguyur ibukota ini tanpa hentinya. Akibatnya, banjir dimana-mana dan hampir melumpuhkan semua jalanan di Jakarta. Rabu sore, 16 Januari 2013, langit Jakarta sangat cerah sekali dan meskipun jam sudah menunjukkan jam 6.00 sore, hari masih kelihatan cerah. Namun, itu bukan pertanda baik, hujan yang turun dini hari ini yang juga dibarengi gemuruh menandakan pertanda kurang baik.

Lumpuhnya jalanan di Jakarta berdampak pada semua aspek, khususnya ekonomi dan bisnis. Para karyawan yang akan berangkat ke kantor dipagi hari terpaksa harus menahan diri dan harus bersabar karena moda transportasi ke arah jalanan Jakarta mengalami masalah akibat banjir, baik itu jalur kereta maupun jalanan darat yang menuju pusat-pusat bisnis dan kantor. Akibatnya banyak kantor-kantor dan industri di Jakarta memberikan libur bagi para karyawannya. Dibilang senang karena libur tidak bisa juga, karena itu bukan skema terbaik.

Melihat pemeritaan di media massa, banjir di Jakarta memang sudah sangat parahnya, hampir merata disemua tempat, bahkan istana presiden ikut juga kebanjiran. Banyak penyebabnya, akibat musim hujan yang lagi mengguyur Jakarta, juga akibat banjir kiriman dari Bogor yang terkenal dengan hujannya, dan juga ditambah dengan banyaknya saluran air dan sungai di Jakarta tidak bekerja sebagaimana mestinya. Untuk banjir yang dekat-dekat dengan sungai, seperti sungai Ciliwung tidaklah menjadi masalah karena memang karena sungai Ciliwung sendiri yang tidak bisa menampung luapan debit air yang sangat besar. Nah, untuk daerah-daerah yang tidak dekat dengan sungai, penyebab utamanya adalah karena saluran air yang tidak lancar karena salurannya tidak lancar akibat sampah-sampah dan juga tidak adanya pengerukan yang mengakibatkan pendangkalan. Seperti diketahui, banyak saluran air di Jakarta yang kurang tidak terawat dan itulah salah satu penyebab utamanya.

Sangat ironis sekali memang akibat banjir ini, semua lumpuh dan tidak bisa melakukan apa-apa. Salah satu cara terbaik mengatasi banjir ini adalah memperbaiki semua yang menjadi saluran air agar berjalan lancar dan merawatnya, serta masyarakat sadar diri untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai dan saluran-saluran air. Pemerintah dan pihak-pihak terkaitnya seharusnya bisa mengakomodasi dan memonitor hal ini agar apa yang menjadi diharapkan bisa tercapai dengan baik. Initinya semua pihak harus terlibat dan mendukung ini. Bagi para korban banjir agar tetap bersabar dan menjaga diri dari kepungan banjir ini sampai banjir surut. :D Semoga banjir Jakarta cepat surut!!!