Category: Article


Ketika Sepatu Mengajarkan Kita Tentang Cinta

Lihat kaskus hari ini dan melihat Forum Hot Threads, perumpamaan tentang sepatu sangat cocok sekali dan menarik saya lihat. Setelah baca-baca, banyak benarnya juga. Ternyata ini bulan February, bulan cinta katanya.

Berikut saya kopas:

It Takes Time.
Pertama kali memakai sepatu yang baru dibeli, rasanya enggak nyaman banget. Tapi lama-lama, setelah dipakai berkali-kali, kita pun akan merasa nyaman. Sama halnya dengan pacaran, gan. Ketika first date terasa awkward, itu wajar, kok. Lama-lama, setelah saling mengenal, kita pun akan merasa nyaman.

To Keep or Not To Keep.
Ketika memakai sepatu, kita punya hak penuh untuk memakainya kapan saja dan ke mana saja. Ketika sepatu tersebut sudah enggak layak pakai, seperti solnya rusak dan membuat kaki jadi enggak nyaman, kita punya hak untuk membuangnya. Begitu juga dengan pacaran. Ketika pacar sudah enggak lagi membuat kita nyaman atau malah sudah …


Sebuah cerita sebuah kisah

Kringg….kring… bunyi hp yang  membangunkan saya dari tidur yang lagi asik-asiknya di alam tidur. Tanpa berpikir panjang dengan setengah sadar saya meraih hp tersebut dikelapan karena saya tahu itu adalah sebuah telepon dan bukan sebuah sms atau wa.

Saya coba membuka mata untuk melihat siapa penelepon, apakah orang yang lagi iseng atau sebuah telepon yang sangat penting karena pada saat itu saya melihat jam di hp masih menunjukkan sekitaran 03.30 pagi. Saya lihat penelepon adalah orang yang satu harian berinteraksi dengan saya dan pagi harinya masih sempat menemuinya untuk memberikan sesuatu dari titipan yang diberikan pada saya.

“Halo…”, saya coba memulai pembicaran dengan suara yang masih parau karena baru bangun. Dengan lembut dan suara yang tidak asing ditelinga saya menyapa dan membalas sapaan saya. Dengan sedikit basa-basi dari dia, saya coba langsung ke poinnya mengapa dia menelepon pada jam tersebut, subuh …


Melacak Jejak Batak di Jakarta

Demi kehormatan dan kesuksesan, orang Batak lalu mengembara. Di perantauan, mereka membuat  jejak berupa perkampungan Batak, gereja, dan deretan ”lapo” atau kedai Batak.

Lapo-lapo itu berderet memanjang. Aneka menu khas Batak tertulis jelas di papan nama lapo, mulai dari ikan mas arsik, sambal teri, hingga saksang, dan panggang. Terselip di antara deretan lapo, warung mi siantar dan pedagang pisang barangan khas Medan.

Itulah sejumput suasana Sumatera Utara yang hadir di sepanjang Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur. ”Datanglah hari Minggu, sepanjang jalan ini penuh mobil. Orang yang baru pulang dari gereja mampir makan. Wuih, penuh asap dan harum panggangan,” ujar G Marpaung (70), yang tinggal di daerah itu.

Di belakang deretan lapo-lapo itu, suasana Tanah Batak lebih kental lagi. Di sana ada perkampungan orang Batak yang disebut Kampung Mayasari (karena di situ pernah ada pul bus Mayasari Bhakti). Penghuninya adalah …


Long march

Pagi ini, 18 Jan 2013 saya coba untuk berangkat ke kantor seperti biasanya pasca banjir yang melanda hampir semua wilayah Jakarta dihari sebelumnya yang mengakibatkan semuanya lumpuh total. Sebenarnya masih agak ragu, karena dimalam harinya masih turun hujan deras di wilayah Jabodetabek dan begitu juga dipagi hari ketika akan berjalan menyusuri perjalanan. Hari mendung, diiringi gerimis tipis yang berjatuhan.

Kereta yang merupakan moda utama dan tercepat yang biasa saya pakai untuk berangkat melakukan aktivitas ke tengah Ibukota juga masih mengalami masalah pasca meluapnya tanggul penahan yang berada di daerah Rasuna Said – Menteng. Perjalanan kereta dari daerah Bogor dan Depok hanya sampai Manggarai. Suasana stasiun pemberangkatan tidak seperti hari kemarin, dimana semua orang bertumpuk dan bingung akan melakukan apa, semuanya seperti kacau balau, pergi berangkat kerja atau tidak, semua serba tanggung dan mengakibatkan dilema. Banyak yang tidak …


Banjir Jakarta

Kamis, 17 Januari 2013 sepertinya bukan hari yang bersahabat buat ibukota, Jakarta. Hujan lebat yang turun mulai dini hari membuat tumpahan air mengguyur ibukota ini tanpa hentinya. Akibatnya, banjir dimana-mana dan hampir melumpuhkan semua jalanan di Jakarta. Rabu sore, 16 Januari 2013, langit Jakarta sangat cerah sekali dan meskipun jam sudah menunjukkan jam 6.00 sore, hari masih kelihatan cerah. Namun, itu bukan pertanda baik, hujan yang turun dini hari ini yang juga dibarengi gemuruh menandakan pertanda kurang baik.

Lumpuhnya jalanan di Jakarta berdampak pada semua aspek, khususnya ekonomi dan bisnis. Para karyawan yang akan berangkat ke kantor dipagi hari terpaksa harus menahan diri dan harus bersabar karena moda transportasi ke arah jalanan Jakarta mengalami masalah akibat banjir, baik itu jalur kereta maupun jalanan darat yang menuju pusat-pusat bisnis dan kantor. Akibatnya banyak kantor-kantor dan industri di Jakarta memberikan libur bagi para …