Tag: gigi


My little story about teeth

Beberapa saat lalu saya pergi ke dokter gigi untuk menindak lanjuti apa yang menjadi keluahan saya dua minggu lalu sebelumnya. Untung saya tidak mengambil keputusan yang terburu-buru sebelumnya yang berniat untuk mencabut saja gigi yang sakit dan tidak bersahabat.

Beberapa informasi coba saya cari di Internet apakah mencabut itu jalan terbaik, setelah pemikiran yang mendalam dan terpastikan akhirnya tidak. Disana disarankan kalau memang selagi bisa dipertahankan untuk tidak dicabut, janganlah dicabut karena memiliki dampak pada bagian tubuh yang lain. Kalau memang tidak terlalu parah dan masi memiliki akar yang kuat, ditambal saja dan serahkan kepada ahlinya sang dokter gigi. Saya juga punya pertimbangan karena membayangkan dokter mencabut gigi dengan tang dan dengan biusan yang memang membuat menderita dan setelah itu kita tidak bergigi. No lah…

Ternyata tidak sesulit dan seburuk yang saya bayangkan selama ini jika …


Masuk ruang reparasi gigi

Malam ini harus kuputuskan untuk tetap pergi ke dokter gigi karena jam masih menunjukkan jam 20.00 wib. Awalnya hampir gagal karena ada kesalahan teknis, akhirnya langsung bergerak dengan tujuan awal. Setelah melihat-lihat tempat dan profil lewat internet, saya putuskan ke praktek dokter gigi di daerah margonda depok, apotik kimia farma.

Praktek dokter gigi tutup jam tersebut tutup jam 21.00 dan lokasinya ok juga karena berada dilantai dua dan dibawahnya ada apotik.

Terpaksa dan harus, karena tidak mau lagi mengerang dan kurang tidur. Hampir seminggu awak didera derita ini, sakitnya luar biasa. Ini adalah pengalaman pertama bertemu dan periksa gigi dengan dokter gigi. Tidak seperti yang saya bayangkan, yah… untung aja sang dokter dan asistennya ramah.

Memang penyebabnya mungkin karena terlalu lama saya biarkan gigi ini, padahal awalnya masi gejala saja. Lama kelamaan sudah sekian lama, jadi beginilah. Awalnya kurang memperhatikan dan peduli, kena …


Tidak Sinkron

Beberapa malam ini sepertinya ada sesuatu yang salah dalam tubuh ini. Ada beberapa hal yang tidak bekerja dengan baik. Gigi saya sedang tidak bersahabat, sedang ngambek.

Puncaknya adalah tadi malam, ketika mata dan otak bekerjasama meminta untuk istirahat dengan memejamkan mata, namun sang penguyah ini membuat gangguan.

Awalnya juga mungkin karena imun tubuh yang lagi kurang, dimana beberapa hari yang lalu pulang futsalan dan sampai dikosan sudah tengah malam, jam 00.00 lewat. Badan uda bau akibat keringatan, mau tak mau harus mandi, sempat berpikiran langsung ditidurkan saja karena mata ini saking sudah sangat meleknya. Akhirnya harus mandi kembang tengah malam, ditambah rambut masih basah yang perlu waktu untuk mengeringkan. Jam sudah menunjukkan jam 02.00, mau tidak mau badan ini harus direbahkan, permintaan mata yang tidak bisa ditolak.

Ini menjadi berefek ke pagi harinya, disaat bangun pagi mulai ada yang janggal, sepertinya imun …