Tidak Sinkron

Beberapa malam ini sepertinya ada sesuatu yang salah dalam tubuh ini. Ada beberapa hal yang tidak bekerja dengan baik. Gigi saya sedang tidak bersahabat, sedang ngambek.

Puncaknya adalah tadi malam, ketika mata dan otak bekerjasama meminta untuk istirahat dengan memejamkan mata, namun sang penguyah ini membuat gangguan.

Awalnya juga mungkin karena imun tubuh yang lagi kurang, dimana beberapa hari yang lalu pulang futsalan dan sampai dikosan sudah tengah malam, jam 00.00 lewat. Badan uda bau akibat keringatan, mau tak mau harus mandi, sempat berpikiran langsung ditidurkan saja karena mata ini saking sudah sangat meleknya. Akhirnya harus mandi kembang tengah malam, ditambah rambut masih basah yang perlu waktu untuk mengeringkan. Jam sudah menunjukkan jam 02.00, mau tidak mau badan ini harus direbahkan, permintaan mata yang tidak bisa ditolak.

Ini menjadi berefek ke pagi harinya, disaat bangun pagi mulai ada yang janggal, sepertinya imun tubuh terlalu banyak dapat serangan. Gejala flu pun harus melanda, ingus pun mulai tidak bersahabat. Persiapan untuk ini langsung ditanggapi dengan tisu.

Bersin sekali dua kali, masih belum masalah, tetapi pada satu harian itu bersin sudah melebihi batasnya. Yang paling sakit adalah terasa akan bersin, tetapi tidak jadi. Kalau sudah bersin, alangkah lega dan puas. Mengenai efek ke sekitar, ya sudahlah, mau tak mau mereka harus bertahan dengan imunnya.

Penyebab lainnya juga mungkin karena cuaca yang tidak menentu,padahal harusnya musim kemarau, tetapi kadang hujan tiba-tiba lalu panas lagi dan ditambah lagi polusi udara. Lengkaplah sudah, semua imun tubuh harus diuji.

Nah kembali lagi berbicara ketidak sinkronan tubuh ini, imun sudah lemah maka gejala penyakitpun muncul ke permukaan satu persatu. Secara gentle, saya juga harus berjuang dengan meminum banyak vitamin c, cara tercepat adalah minum you C, biar mahal dan sedikit yang penting langsung terasa efeknya.

Puncaknya adalah tadi malam, saya tidak tahu, mungkin si gigi sudah terlalu sakit sehingga meminta otak untuk bangun sedangkan mata meminta untuk tutup mata. Itu masih jam 02.00 pagi hari dan harus terbangun. Aslilah sangat kacau. Berjuang untuk menenangkan diri, sakit memang sakit, tetapi apa daya sakit harus bisa ditahan.

Yamg menjadi herannya dan pertanyaan bagi saya, dan sudah saya amati dan perhatikan bahwa penyakit itu kambuhnya di malam hari. Seperti burung hantu atau kelelawar yang keluar cari mangsa. Mungkin malam hari adalah dimana imun tubuh berkurang karena harus istirahat dimana pada malam hari para penyebab penyakit keluar sarang. Menyerang dan menghabisi apa yang menjadi titik lemah tubuh ini.

Yah…. efeknya lagi adalah kurang tidur dan bisa dijamin disiang hari pasti ngantuk dikantor.  Tidak cuma siang, pagi pun sudah. Yang anehnya lagi, itu si penyakit tidak kumat diwaktu siang hari. Bagus sih…. tidak menghalangi pekerjaan, meskipun kadang tidak sadar mata ini sudah terpejam untuk beberapa saat dan habis itu langsunv on lagi.

just my opinion and thinking about what I am thinking now. Orange, 1406130004